Berita Terbaru
BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara Bersama Lintas Komunitas Kalimantan Utara Berhasil Menghimpun Rp 237 Jt untuk Korban Bencana Sumatera Aceh
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara bersama lintas komunitas di Kalimantan Utara berhasil menghimpun donasi kemanusiaan sebesar Rp237.185.200 untuk membantu para korban bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh. Donasi tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama dari 25 komunitas yang tergabung dalam aksi sosial kemanusiaan ini, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Kalimantan Utara terhadap saudara-saudara yang terdampak musibah.
Sebagai bentuk penguatan sinergi dan kebersamaan, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara bersama lintas komunitas menyelenggarakan kegiatan Silaturahmi dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Sumatera Aceh, yang dirangkaikan dengan penyerahan simbolis donasi serta penyerahan piagam penghargaan kepada komunitas-komunitas yang telah berkontribusi aktif dalam penghimpunan bantuan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 24 Desember 2025, bertempat di Resto Cendana, Jalan Duku, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh nuansa kebersamaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, perwakilan dari 25 komunitas yang tergabung dalam aksi kemanusiaan, relawan sosial, serta tamu undangan lainnya. Acara diawali dengan pembukaan resmi oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, dilanjutkan dengan sambutan yang menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga dan komunitas dalam merespons berbagai persoalan sosial dan kebencanaan.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komunitas yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana banjir di Aceh. Ia menyampaikan bahwa bencana yang terjadi bukan hanya menjadi duka bagi masyarakat Aceh, namun juga menjadi panggilan kemanusiaan bagi seluruh elemen bangsa untuk saling membantu dan menguatkan.
“Alhamdulillah, berkat sinergi yang kuat antara BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dan lintas komunitas, sebanyak 25 komunitas telah bersama-sama menghimpun donasi sebesar Rp237.185.200. Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Kalimantan Utara masih sangat kuat,” ungkap Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara.
Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS tidak dapat berjalan sendiri dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan. Dukungan dan keterlibatan komunitas menjadi kekuatan penting dalam memperluas jangkauan bantuan serta memastikan bahwa kepedulian masyarakat dapat terkelola dengan baik, transparan, dan tepat sasaran.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan simbolis donasi dari perwakilan lintas komunitas Kalimantan Utara kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara. Penyerahan ini menjadi simbol kepercayaan komunitas kepada BAZNAS sebagai lembaga resmi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah, termasuk dalam penanganan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana.
Donasi yang telah dihimpun selanjutnya akan disalurkan kepada para korban bencana banjir di Sumatera Aceh sesuai dengan kebutuhan mendesak di lapangan, baik dalam bentuk bantuan logistik, kebutuhan dasar, maupun dukungan pemulihan pascabencana. BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dapat tersalurkan secara optimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat terdampak.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk para korban bencana. Doa tersebut ditujukan agar para korban diberikan ketabahan, kekuatan, serta kesabaran dalam menghadapi ujian, dan agar wilayah terdampak segera diberikan pemulihan serta dijauhkan dari bencana lanjutan. Suasana doa berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan menjadi refleksi bersama atas pentingnya kepedulian dan empati dalam kehidupan bermasyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan peran aktif komunitas, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menyerahkan piagam penghargaan kepada komunitas-komunitas yang telah berkontribusi dalam proses penghimpunan donasi bantuan korban bencana banjir Sumatera Aceh. Penghargaan ini diberikan sebagai ungkapan terima kasih sekaligus motivasi agar semangat kolaborasi dan kepedulian sosial terus terjaga di masa mendatang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pandangan dan pesan kemanusiaan dari perwakilan komunitas. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan komunitas menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara atas kepercayaan dan ruang kolaborasi yang telah diberikan. Mereka juga menyatakan komitmen untuk terus bersinergi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, baik pada saat terjadi bencana maupun dalam program-program sosial lainnya.
Para perwakilan komunitas menilai bahwa kegiatan silaturahmi dan doa bersama ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan, memperkuat komunikasi, serta menyatukan langkah antara BAZNAS dan komunitas-komunitas yang ada di Kalimantan Utara. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan berkembang sebagai kekuatan bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Secara keseluruhan, kegiatan silaturahmi dan doa bersama ini merupakan agenda yang sangat diharapkan, baik oleh BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara maupun oleh lintas komunitas Kalimantan Utara. Melalui kegiatan ini, hubungan kemitraan yang telah terjalin dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga kolaborasi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan dapat berjalan secara berkelanjutan.
BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara berharap, kebersamaan dan semangat gotong royong yang telah ditunjukkan oleh 25 komunitas dalam aksi kemanusiaan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk terus peduli, berbagi, dan berkontribusi dalam membantu sesama, khususnya dalam menghadapi situasi bencana dan kondisi darurat kemanusiaan.
Terima kasih kepada seluruh komunitas/organisasi/perusahaan dan Lembaga yang telah bergabung dalam aksi sosial ini
1. Komunitas Sahabat Milenial Kaltara (KSM)
2. Komunitas Sosial Sedekah Seribu Bulungan (KSSSB)
3. Komunitas Gerakan Kaltara Berbagi (GKB)
4. Yayasan Has'ar Amalia Kab.Bulungan
5. Perkumpulan Srikandi kreatif Indonesia (PERSIKINDO)
6. Generasi Jelajah Kaltara (GENJAKA)
7. DPW Srikandi Pemuda Pancasila Provinsi Kalimantan Utara
8. Biru Rope acces
9. Aliansi Komunitas Kaltara (Musik Alam)
10. Paguyuban Jawa Barat Banten ( PJBB )
11. Persaudaraan Sedulur Lamongan Bulungan (PERSELA)
12. Grup Lintas Sahabat Provinsi Kalimantan Utara
13. Solidaritas Wonder Mom Happy
14. Komandan Inti Mahatidana
15. Kopigi Keliling
16. Ruang Musisi Benuanta
17. Begimpor Malom
18. FPPI Kaltara
19. Ikatan Pemuda NTT Kalimantan Utara
20. KKB-NTT KALTARA
21. Komunitas NXMAX Riders
22. DMI Provinsi Kalimantan Utara
23. BKMT Provinsi Kalimantan Utara
24. STIT Al-Anshar
25. PT. Mandiri Inti Perkasa
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
Pemberdayaan Perempuan Produktif – Program Zakat Produktif/Kaltara Mandiri Wilayah Transmigrasi Tanjung Buka
Tanjung Buka – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara kembali melaksanakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kegiatan Pemberdayaan Perempuan Produktif Penyangga Ekonomi Rumah Tangga, yang digelar di wilayah transmigrasi Tanjung Buka pada 2 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengembangan Program Zakat Produktif atau Kaltara Mandiri, yang selama ini menjadi program unggulan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan.
Program pemberdayaan tersebut menyasar perempuan, khususnya ibu rumah tangga yang memiliki kesiapan dan potensi untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif. Upaya ini bertujuan memperkuat kemandirian finansial, meningkatkan kepercayaan diri, serta mendorong peran aktif perempuan dalam menopang perekonomian keluarga, terutama di daerah transmigrasi.
Kegiatan tersebut dampingi oleh Amil Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, Hisbullah, S.Ak., ME. Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa perempuan merupakan pilar penting dalam struktur ekonomi rumah tangga. “Melalui program ini, BAZNAS berupaya memberikan dukungan nyata bagi perempuan agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki. Bantuan modal usaha dan pendampingan usaha ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.
Turut hadir Pendamping Program Zakat Produktif, Ibu Dinaria, SP, yang memberikan penjelasan teknis mengenai mekanisme pelaksanaan program. Ia menjelaskan bahwa peserta akan mendapatkan pendampingan terstruktur mulai dari perencanaan usaha, pencatatan keuangan sederhana, pengelolaan modal, hingga strategi pemasaran. “Pendampingan tidak hanya dilakukan sekali, tetapi akan terus berlanjut untuk memastikan usaha peserta dapat berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang,” jelasnya.
Adapun sektor usaha yang didorong dalam program ini meliputi pertanian, perkebunan, dan perikanan, yang merupakan sektor unggulan di wilayah Tanjung Buka. BAZNAS Kaltara menilai ketiga sektor tersebut memiliki potensi ekonomi yang besar dan memberi peluang bagi perempuan untuk mengembangkan usaha sesuai kebutuhan lokal dan kondisi geografis wilayah.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dalam keterangannya menyampaikan bahwa Program Zakat Produktif bukan hanya memberikan bantuan modal secara langsung, tetapi juga membangun ekosistem pemberdayaan jangka panjang. “Zakat harus memberikan dampak yang berkelanjutan. Program ini kami rancang agar mustahik bisa berkembang menjadi lebih mandiri dan pada akhirnya berpotensi menjadi muzaki di masa mendatang,” tuturnya.
Selain modal usaha, BAZNAS Kaltara juga menyiapkan dukungan pemasaran melalui kerja sama dengan berbagai jaringan pasar lokal, komunitas, serta optimalisasi media digital. Langkah ini penting agar peserta tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga mampu memperluas akses pemasaran sehingga usaha mereka dapat tumbuh dan bersaing.
Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan perempuan produktif di Tanjung Buka menjadi bukti nyata bahwa zakat produktif dapat menjadi instrumen penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat, terutama di wilayah transmigrasi. Dengan dukungan pendanaan zakat dan pendampingan professional, peserta diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup keluarga secara bertahap.
BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap perkembangan usaha para peserta. Monitoring dilakukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran, memberikan dampak nyata, dan dapat berkembang secara berkelanjutan.
Program Zakat Produktif/Kaltara Mandiri ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kalimantan Utara. BAZNAS Kaltara berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program dan meningkatkan kualitas pendampingan agar manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat luas.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga negara yang amanah dan profesional dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, serta memaksimalkan dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat.
BERITA02/12/2025 | HUMAS BAZNAS KALTARA
Penyerahan Bantuan Tongkat untuk Disabilitas pada Peringatan HUT Organisasi Disabilitas Indonesia
Pada Kamis, 27 November 2025, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun Organisasi Disabilitas Indonesia yang dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara lantai 1. Acara ini dihadiri oleh para anggota organisasi, perwakilan instansi, serta tamu undangan dari berbagai lembaga yang peduli terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, BAZNAS Kaltara memberikan bantuan berupa tongkat adaptif bagi penyandang disabilitas dengan tujuan membantu mobilitas dan mendukung kemandirian mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, Bapak Drs. H. Muhammad Basri.
Proses penyerahan berlangsung sederhana namun penuh makna. Para penerima menyambut bantuan tersebut dengan antusias dan rasa syukur, karena bantuan tongkat ini dinilai sangat bermanfaat dalam menunjang kebutuhan mereka. Pihak organisasi disabilitas menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS Kaltara yang terus hadir mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.
Kegiatan berjalan lancar hingga akhir dan menjadi wujud nyata kolaborasi serta kepedulian terhadap kelompok disabilitas di Kalimantan Utara. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kaltara berharap para penerima dapat terbantu dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian mereka.
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
Tingkatkan SDM Pelaksana Fardu kifayah, BAZNAS Kaltara Gelar Pelatihan
Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat dalam pengurusan jenazah, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara bekerja sama dengan Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Bulungan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Fardu Kifayah pada Kamis, 27 November 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara dan diikuti oleh sebanyak 50 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Bulungan.
Pelatihan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Kaltara dalam memberikan edukasi keagamaan bagi masyarakat, khususnya dalam bidang layanan fardu kifayah yang merupakan kewajiban kolektif umat Islam. Kepedulian akan pentingnya keterampilan pengurusan jenazah menjadi alasan utama kegiatan ini digagas, mengingat peran fardu kifayah sangat krusial dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam memastikan bahwa proses pemulasaraan jenazah dilaksanakan sesuai syariat.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Utara yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltara, Bapak H. Muhammad Rosyid, S.IP., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Provinsi Kaltara dan PC Muslimat NU Bulungan atas inisiatif penyelenggaraan pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan fardu kifayah sangat dibutuhkan masyarakat sebagai bekal kemampuan dalam memberikan pelayanan keagamaan yang tepat, terutama di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga pengurus jenazah.
Beliau menambahkan bahwa pemerintah provinsi sangat mendukung kegiatan yang membawa manfaat langsung kepada masyarakat, terlebih yang berkaitan dengan pembinaan mental spiritual. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, beliau berharap para peserta dapat memberikan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan fardu kifayah.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber berkompeten dan berpengalaman di bidangnya. Untuk pemateri laki-laki diisi oleh Bapak H. Agus Sofyan, yang memaparkan berbagai tahapan pengurusan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan hingga tata cara penguburan sesuai tuntunan syariat Islam. Penyampaian materi dilakukan secara sistematis, jelas, serta dibarengi dengan praktik langsung agar peserta dapat memahami setiap prosedur yang harus dilaksanakan.
Sementara itu, bagian pelatihan khusus perempuan disampaikan oleh Ibu Hj. Soleng yang memberikan pemahaman teknis mengenai pengurusan jenazah perempuan. Beliau menjelaskan pentingnya etika, adab, serta tata cara penanganan jenazah perempuan yang memiliki beberapa ketentuan khusus. Penyampaian materi juga dilengkapi dengan simulasi langsung sehingga peserta dapat mempraktikkan secara mandiri.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Baik dari kelompok majelis taklim, pengurus masjid, organisasi keagamaan, hingga masyarakat umum yang sebelumnya belum pernah mendapatkan pelatihan serupa. Antusiasme ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kemampuan fardu kifayah sebagai bentuk pengabdian kepada umat.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program penguatan literasi keagamaan sekaligus peningkatan pelayanan sosial umat. BAZNAS berharap peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menjadi pelaksana fardu kifayah yang siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Selain itu, Ketua PC Muslimat NU Bulungan turut mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas manfaat dan memberdayakan perempuan dalam pelayanan keagamaan. Muslimat NU menilai bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pengurusan jenazah perempuan, sehingga pelatihan semacam ini menjadi sangat relevan dan dibutuhkan.
Suasana pelatihan berlangsung kondusif, penuh kekeluargaan, dan berjalan sesuai jadwal. Peserta diajak mengikuti sesi materi, tanya jawab, praktik lapangan, hingga diskusi terbuka untuk memperdalam pemahaman. Dengan komposisi peserta yang heterogen, pelatihan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan jejaring antar masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bulungan.
Dalam penutupan kegiatan, panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan berkontribusi dalam menyukseskan pelatihan tersebut. BAZNAS Kaltara berharap hasil pelatihan dapat memberikan dampak luas dan menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam menjalankan tugas-tugas sosial dan keagamaan di lingkungan masing-masing.
Dengan terselenggaranya pelatihan fardu kifayah ini, diharapkan masyarakat dapat semakin siap dan sigap dalam melaksanakan kewajiban kolektif umat Islam, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial serta pengabdian kepada sesama
BERITA27/11/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
Strategi Penghimpunan Zakat Efektif, Waka I BAZNAS Kaltara Sampaikan Pemaparan dalam MUSKERCAB II PCNU Kota Tarakan
Tarakan, 2 November 2025 – Upaya memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan organisasi keagamaan terus digencarkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara. Salah satunya melalui kehadiran Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, Bapak Imam Hanafi, yang menjadi narasumber dalam kegiatan Musyawarah Kerja Cabang (MUSKERCAB) II Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tarakan, yang digelar pada Ahad, 2 November 2025, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) NU, Jalan Matahari Gang Bulan, Tarakan.
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kota Tarakan, perwakilan MWC NU, banom, dan lembaga di bawah naungan NU ini mengusung semangat penguatan peran organisasi keagamaan dalam membangun umat yang mandiri dan berdaya secara ekonomi. Dalam forum tersebut, Bapak Imam Hanafi memaparkan materi dengan tema “Strategi Penghimpunan Zakat Efektif dan Berkelanjutan di Lembaga Amil Zakat”, yang mendapat perhatian antusias dari para peserta.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa penghimpunan zakat bukan sekadar kegiatan administratif untuk mengumpulkan dana umat, tetapi sebuah gerakan sosial dan spiritual yang bertujuan menumbuhkan kesadaran serta tanggung jawab bersama dalam membangun kesejahteraan umat Islam. “Zakat memiliki dimensi ibadah dan sosial yang sangat kuat. Karena itu, strategi penghimpunan zakat harus menekankan pendekatan yang menyentuh hati, berbasis edukasi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat,” ujar Imam Hanafi.
Beliau menambahkan bahwa keberhasilan penghimpunan zakat tidak lepas dari tiga aspek utama, yaitu kepercayaan publik, kemudahan layanan, dan kolaborasi strategis. BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, lanjutnya, terus berinovasi dalam menyediakan layanan penghimpunan yang cepat, transparan, dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital. “Kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi para muzakki, baik secara langsung melalui kantor layanan, maupun melalui kanal digital seperti transfer bank, QRIS, dan aplikasi pembayaran zakat online. Semua ini dilakukan agar berzakat menjadi mudah, aman, dan berdampak nyata,” ungkapnya.
Selain aspek teknis, Imam Hanafi menekankan pentingnya penguatan sinergi antara lembaga zakat dan organisasi masyarakat keagamaan seperti Nahdlatul Ulama. Menurutnya, NU memiliki basis jamaah yang sangat kuat, tersebar di berbagai lapisan masyarakat, dan memiliki pengaruh besar dalam membentuk kesadaran keagamaan umat. “Potensi zakat di Kalimantan Utara sangat besar, namun belum tergali maksimal. Di sinilah pentingnya sinergi antara BAZNAS dan NU, agar potensi itu bisa dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran,” tuturnya.
Beliau juga mengajak seluruh pengurus NU di tingkat cabang, MWC, ranting, serta lembaga dan banom di bawahnya untuk ikut berperan aktif dalam gerakan zakat melalui berbagai program bersama. Salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan adalah membangun unit-unit pengumpulan zakat berbasis masjid atau komunitas jamaah, yang terhubung langsung dengan BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Melalui model sinergi ini, kita bisa memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari umat dikelola secara profesional, amanah, dan memberi manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Zakat tidak hanya membantu mustahik secara konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi agar mereka bisa berdaya dan mandiri,” tambah Imam Hanafi dalam penyampaian materinya.
Dalam sesi diskusi, beberapa peserta MUSKERCAB menyampaikan pertanyaan dan pengalaman seputar tantangan penghimpunan zakat di lingkungan masing-masing. Banyak dari mereka menyoroti pentingnya pembinaan berkelanjutan kepada masyarakat serta perlunya penguatan literasi zakat di kalangan generasi muda. Menanggapi hal tersebut, Imam Hanafi menegaskan bahwa BAZNAS Kaltara siap mendukung kegiatan edukasi zakat dan pelatihan amil di lingkungan NU, sehingga para penggerak zakat di tingkat akar rumput dapat bekerja dengan pemahaman yang kuat dan berlandaskan regulasi yang berlaku.
Kegiatan MUSKERCAB II PCNU Kota Tarakan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi program organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran sosial-keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan tema besar “Meneguhkan Peran NU dalam Penguatan Ekonomi Umat dan Kemandirian Organisasi,” kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan program-program nyata yang selaras dengan nilai-nilai keislaman dan kemaslahatan masyarakat.
Di akhir kegiatan, para peserta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara atas kehadirannya serta kontribusi pemikiran yang diberikan. Kolaborasi antara BAZNAS dan NU diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi umat di masa mendatang.
“InsyaAllah, jika sinergi ini terus kita jaga, zakat akan menjadi kekuatan besar dalam mengentaskan kemiskinan dan membangun kesejahteraan umat di Kalimantan Utara,” tutup Imam Hanafi dalam pernyataan penutupnya.
Dengan semangat kolaborasi dan amanah, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berbasis sinergi kelembagaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial di tengah masyarakat.
BERITA03/11/2025 | HUMAS BAZNAS KALTARA
Peran BAZNAS dalam Menguatkan Ekonomi dan Kesejahteraan Umat
Tanjung Selor — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi zakat di tengah masyarakat dengan menjadi narasumber pada kegiatan RAKERWIL Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang dilaksanakan di Aula Gedung Gadis Lantai 1, pada Sabtu, 1 November 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Peran BAZNAS dalam Menguatkan Ekonomi dan Kesejahteraan Umat” yang bertujuan memberikan wawasan kepada peserta mengenai pentingnya zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam kegiatan ini, materi disampaikan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, Dr. Arif Jauhar Tontowi, MM, Beliau menjelaskan secara komprehensif bagaimana zakat dapat dikelola secara profesional, transparan, dan produktif untuk menggerakkan ekonomi umat, terutama dalam konteks pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kecil.
Dr. Arif Jauhar Tontowi, MM, menyampaikan bahwa zakat memiliki dua dimensi utama, yakni dimensi spiritual dan dimensi sosial-ekonomi. Secara spiritual, zakat membersihkan harta dan jiwa seorang muslim dari sifat kikir serta menumbuhkan rasa syukur. Sedangkan secara sosial, zakat berfungsi sebagai mekanisme redistribusi kekayaan dari golongan yang mampu kepada mereka yang membutuhkan. “Zakat bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga sarana untuk membangun keadilan sosial dan memperkuat ekonomi umat,” tegasnya.
Lebih lanjut, beliau memaparkan berbagai program yang telah dijalankan oleh BAZNAS Kalimantan Utara dalam bidang pendayagunaan zakat produktif. Di antaranya adalah pemberian bantuan modal usaha mikro, pelatihan keterampilan bagi keluarga pra-sejahtera, serta program pemberdayaan perempuan untuk meningkatkan penghasilan keluarga. Program-program tersebut dirancang agar para penerima manfaat (mustahik) tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi mampu berkembang menjadi masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan bahkan bertransformasi menjadi muzakki di masa depan.
Selain itu, BAZNAS juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak, baik lembaga pemerintah maupun organisasi masyarakat, untuk memperluas jangkauan pendistribusian zakat. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memastikan zakat dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan. Menurut Dr. Arif, kolaborasi dengan organisasi seperti Muslimat NU memiliki nilai strategis karena berpotensi memperkuat jaringan sosial dan mempercepat penyebaran literasi zakat di kalangan masyarakat akar rumput.
Dalam sesi penyampaian materi, Dr. Arif juga menekankan pentingnya pergeseran paradigma pengelolaan zakat dari sifat konsumtif menuju produktif. Ia mencontohkan bagaimana program zakat produktif di Kalimantan Utara telah membantu masyarakat dalam membangun usaha kecil seperti pertanian, peternakan, perikanan, dan usaha kuliner rumah tangga. Melalui pendampingan berkelanjutan, para mustahik dibimbing agar mampu mengelola bantuan yang diterima dengan baik dan mengembangkannya menjadi sumber penghasilan tetap.
“Zakat produktif bukan hanya membantu mustahik keluar dari kemiskinan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian. Ini adalah wujud nyata dari kesejahteraan yang berkeadilan,” ujar Dr. Arif. Beliau menambahkan bahwa BAZNAS berupaya tidak hanya menyalurkan dana zakat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kerja keras, tanggung jawab, dan semangat berbagi kepada masyarakat penerima manfaat.
Kegiatan RAKERWIL Muslimat NU Kalimantan Utara ini dihadiri oleh para pengurus dan anggota Muslimat dari berbagai daerah di Kalimantan Utara. Peserta tampak antusias mengikuti sesi materi yang disampaikan dengan gaya interaktif dan inspiratif. Dalam sesi tanya jawab, beberapa peserta menanyakan tentang mekanisme penyaluran zakat, cara menjadi muzakki melalui sistem digital, serta peran perempuan dalam mendukung gerakan zakat. Antusiasme ini menunjukkan adanya kesadaran yang semakin meningkat bahwa zakat bukan hanya ibadah pribadi, melainkan solusi kolektif untuk mengatasi permasalahan sosial-ekonomi umat.
Kegiatan diakhiri dengan harapan agar sinergi antara BAZNAS dan Muslimat NU dapat terus diperkuat dalam upaya membangun kemandirian ekonomi umat. Melalui kolaborasi dan pemahaman bersama, diharapkan zakat dapat terus berperan sebagai motor penggerak kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat Kalimantan Utara.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, BAZNAS Kaltara berharap semakin banyak elemen masyarakat yang memahami pentingnya berzakat dan ikut serta dalam gerakan zakat nasional. Sebab, zakat yang dikelola dengan baik akan menjadi sumber kekuatan ekonomi umat yang mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berkeadilan sosial di bawah naungan nilai-nilai keislaman.
BERITA01/11/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
BAZNAS Kaltara Bentuk Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) Provinsi Kalimantan Utara
Ditetapkan pada Rakorda BAZNAS se-Kalimantan Utara di Hotel Royal Tarakan, 24 Oktober 2025
Tarakan, 24 Oktober 2025 — Dalam rangka memperkuat koordinasi dan meningkatkan profesionalitas pengelolaan zakat di wilayah Kalimantan Utara, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara bersama seluruh BAZNAS kabupaten/kota se-Kalimantan Utara resmi membentuk Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) Provinsi Kalimantan Utara.
Pembentukan AAZRI ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Utara, yang digelar pada 24 Oktober 2025 di Hotel Royal Tarakan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pimpinan BAZNAS provinsi, pimpinan BAZNAS kabupaten/kota, serta para amil dari berbagai daerah di Kalimantan Utara.
Melalui musyawarah yang berlangsung penuh semangat dan kekeluargaan, disepakati kepengurusan AAZRI Provinsi Kalimantan Utara sebagai berikut:
Ketua: H. Syamsi Sarman, S.Pd
Sekretaris: Dr. Arif Jauhar Tontowi, MM
Bendahara: H. Usman
Pembentukan AAZRI ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan nasional BAZNAS Republik Indonesia untuk memperkuat sinergi antaramil zakat melalui wadah asosiasi resmi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Dengan terbentuknya AAZRI Kaltara, diharapkan terjalin koordinasi yang lebih efektif dalam pelaksanaan penghimpunan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat di seluruh wilayah Kalimantan Utara.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terbentuknya kepengurusan AAZRI Kaltara. Menurutnya, keberadaan AAZRI akan menjadi wadah komunikasi, kolaborasi, serta peningkatan kapasitas para amil zakat agar semakin profesional dan berintegritas.
“AAZRI hadir sebagai sarana untuk memperkuat peran amil di seluruh Kalimantan Utara. Melalui forum ini, kita bisa saling berbagi pengalaman, memperkuat jejaring, dan meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan zakat yang amanah dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua AAZRI Kalimantan Utara, H. Syamsi Sarman, S.Pd, menyampaikan komitmennya untuk menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Ia menegaskan bahwa AAZRI Kaltara akan menjadi motor penggerak peningkatan kapasitas amil, memperkuat sinergi antar-BAZNAS daerah, dan berperan aktif dalam mendukung program-program zakat yang berorientasi pada kesejahteraan umat.
Pembentukan AAZRI Provinsi Kalimantan Utara ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem zakat di daerah perbatasan negara, sekaligus sebagai wujud nyata komitmen BAZNAS dalam meningkatkan tata kelola zakat yang amanah, profesional, dan transparan.
Dengan adanya kepengurusan baru ini, diharapkan AAZRI Kaltara mampu menjadi mitra strategis bagi BAZNAS dalam mendorong terwujudnya pengelolaan zakat yang semakin efektif dan berdaya guna bagi masyarakat di seluruh Kalimantan Utara.
BERITA28/10/2025 | HUMAS BAZNAS KALTARA
Untuk Meningkatkan Pendistribusian, BAZNAS Kaltara Adakan Kegiatan Konsolidasi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Utara
Tarakan (24–25 Oktober 2025) – Dalam rangka memperkuat kapasitas dan meningkatkan kualitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Kegiatan Konsolidasi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Provinsi Kalimantan Utara yang dilaksanakan selama dua hari, mulai tanggal 24 hingga 25 Oktober 2025 di Hotel Royal Tarakan.
Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan dan staf bidang pendistribusian BAZNAS Provinsi serta BAZNAS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Utara. Kehadiran para peserta ini mencerminkan semangat bersama untuk memperkuat sinergi dan profesionalitas dalam pengelolaan zakat agar semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat mustahik di seluruh pelosok Kalimantan Utara.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan bahwa kegiatan konsolidasi ini merupakan salah satu langkah strategis BAZNAS dalam meningkatkan efektivitas pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Menurutnya, tantangan pengelolaan zakat di era modern memerlukan kolaborasi, inovasi, dan profesionalitas tinggi dari seluruh amil di berbagai tingkatan.
“Melalui kegiatan konsolidasi ini, kami ingin menyatukan visi dan memperkuat koordinasi antara BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota. Harapannya, setiap rupiah dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat disalurkan dengan tepat, terukur, serta berdampak luas bagi mustahik,” ungkapnya.
Pemateri dari BAZNAS RI Hadirkan Ilmu dan Strategi Baru
Guna memperkuat pemahaman dan keterampilan para amil, BAZNAS Kaltara menghadirkan narasumber langsung dari BAZNAS Republik Indonesia, yang berkompeten di bidangnya masing-masing, yaitu:
Agus Siswanto, M.AP, menyampaikan materi “Strategi Pendistribusian dan Pendayagunaan yang Fundraisable”. Dalam materinya, Agus menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan program zakat agar tidak hanya berfokus pada aspek penyaluran, tetapi juga mampu menjadi daya tarik penghimpunan (fundraising) yang berkelanjutan.
Irham, memberikan materi “Teknis Pendistribusian BAZNAS Nasional”. Ia menjelaskan secara rinci bagaimana mekanisme pendistribusian zakat dilakukan secara profesional, mulai dari perencanaan, verifikasi mustahik, hingga pelaporan dan pengawasan sesuai standar BAZNAS RI.
Muhammad Imam Nawawi Syujai, membawakan materi “Komunikasi untuk Program BAZNAS”. Beliau menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif dan strategis dalam membangun citra positif BAZNAS serta memperluas partisipasi masyarakat dalam berzakat.
Ketiga pemateri tersebut memberikan wawasan yang sangat bermanfaat, tidak hanya secara teoritis, tetapi juga dalam bentuk praktik dan contoh nyata implementasi program BAZNAS di berbagai daerah di Indonesia.
Sinergi dan Profesionalitas Menjadi Kunci Keberhasilan
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, para peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Utara seperti Bulungan, Tarakan, Nunukan, Tana Tidung, dan Malinau, saling bertukar pengalaman mengenai tantangan dan inovasi yang dilakukan di wilayah masing-masing. Diskusi berjalan interaktif, disertai berbagai usulan program dan mekanisme kerja sama yang dapat diterapkan secara kolaboratif antar-BAZNAS daerah.
Salah satu poin penting yang disepakati dalam kegiatan ini adalah pentingnya membangun sistem pendistribusian yang terpadu, transparan, dan berbasis data agar setiap program yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan mustahik di lapangan. Selain itu, peserta juga menekankan pentingnya pendayagunaan zakat yang bersifat produktif dan berkelanjutan, seperti pemberdayaan ekonomi umat, pelatihan keterampilan, dan bantuan modal usaha kecil bagi mustahik.
BAZNAS Kaltara menilai bahwa kegiatan konsolidasi ini bukan hanya ajang koordinasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan amanah umat secara lebih profesional.
“Kita berharap kegiatan ini mampu menjadi titik awal bagi sinergi yang lebih kuat antar-BAZNAS se-Kalimantan Utara. Melalui pengelolaan zakat yang lebih strategis dan komunikatif, kita dapat menghadirkan lebih banyak manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar salah satu pimpinan BAZNAS Provinsi Kaltara.
Harapan dan Langkah ke Depan
Menutup kegiatan, para peserta menyepakati sejumlah langkah lanjutan yang akan dilakukan, antara lain peningkatan koordinasi rutin antarbidang pendistribusian, penguatan pelaporan berbasis digital, serta optimalisasi kolaborasi dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, lembaga sosial, dan dunia usaha dalam program pemberdayaan ekonomi umat.
Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan cendera mata kepada para narasumber dari BAZNAS RI serta sesi foto bersama sebagai simbol semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus mengembangkan pendistribusian dan pendayagunaan zakat di Kalimantan Utara.
Dengan terselenggaranya kegiatan Konsolidasi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se-Kalimantan Utara ini, diharapkan seluruh BAZNAS kabupaten/kota dapat semakin solid, inovatif, dan profesional dalam mengelola amanah umat. Melalui sinergi yang kuat, zakat dapat menjadi instrumen efektif dalam menanggulangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Benuanta.
BERITA25/10/2025 | HUMAS BAZNAS KALTARA
Wujud Sinergi dan Kolaborasi Penguatan Pengelolaan Zakat Menuju Kalimantan Utara Berzakat dan Sejahtera
Tarakan, 22 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (RAKORDA) BAZNAS se-Kalimantan Utara Tahun 2025 di Hotel Royal Tarakan. Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Utara yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara, serta turut dihadiri oleh Kepala Daerah kabupaten/kota, unsur Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Kalimantan Utara.
RAKORDA merupakan agenda tahunan BAZNAS yang bertujuan memperkuat sinergi, konsolidasi, dan koordinasi antara BAZNAS provinsi dengan BAZNAS kabupaten/kota. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus BAZNAS di Kalimantan Utara dapat menyatukan visi, misi, dan langkah strategis dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta memperluas dampak kebermanfaatannya bagi mustahik di seluruh wilayah.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa RAKORDA merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antar-BAZNAS kabupaten/kota serta menjalin sinergi strategis dengan pemerintah daerah dan mitra muzaki.
“BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri. Kami sangat membutuhkan dukungan semua pihak agar pengelolaan zakat di Kalimantan Utara semakin optimal dan memberikan manfaat besar bagi umat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS juga menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur Kalimantan Utara atas dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan BAZNAS di provinsi ini. Salah satu bentuk dukungan nyata dari Gubernur adalah penyediaan kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara di lantai satu Kantor Gubernur, yang menjadikan BAZNAS Kaltara satu kesatuan dengan lingkungan Pemerintah Provinsi. Langkah ini merupakan wujud sinergi dan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memajukan gerakan zakat di Kalimantan Utara.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara melalui Asisten I Sekretariat Daerah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap BAZNAS yang telah berperan aktif dalam membantu pemerintah menanggulangi kemiskinan dan mendorong kemandirian umat. “Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan terus bersinergi dengan BAZNAS, karena zakat merupakan potensi besar yang jika dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan ekonomi umat,” ujarnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan dukungan berbagai pihak, RAKORDA BAZNAS tahun ini juga dirangkaikan dengan kegiatan BAZNAS Kaltara Award, yaitu pemberian penghargaan kepada OPD aktif berzakat, muzaki aktif, dan mitra teraktif BAZNAS. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi lembaga, instansi, dan masyarakat untuk semakin aktif menunaikan zakat melalui BAZNAS.
Selain itu, kegiatan RAKORDA juga diisi dengan penyerahan berbagai program unggulan BAZNAS Kalimantan Utara, meliputi:
Program Z-AUTO (Zakat Otomatis) — sebagai inovasi layanan zakat digital untuk mempermudah muzaki dalam menunaikan zakatnya secara rutin.
Program Rumah Layak Huni BAZNAS — bantuan renovasi rumah bagi masyarakat kurang mampu agar dapat tinggal di tempat yang lebih layak dan sehat.
Program Kaltara Taqwa — mendukung penguatan nilai keagamaan dan peningkatan kapasitas dai di daerah.
Program Kaltara Peduli — bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat terdampak bencana dan warga pra-sejahtera.
Kegiatan RAKORDA ditutup dengan momen penuh makna dan kepedulian, yaitu penyerahan donasi kemanusiaan untuk Palestina dari BAZNAS Kota Tarakan kepada BAZNAS Republik Indonesia. Aksi ini menjadi bukti nyata solidaritas umat Islam di Kalimantan Utara terhadap saudara-saudara yang tengah berjuang di tanah suci Palestina.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kaltara menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berfokus pada pemberdayaan umat di tingkat lokal, tetapi juga turut berperan dalam misi kemanusiaan global yang sejalan dengan semangat ukhuwah Islamiyah.
RAKORDA BAZNAS se-Kalimantan Utara Tahun 2025 ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat peran BAZNAS di daerah sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan terpercaya. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat antar-BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta dukungan pemerintah daerah, diharapkan zakat dapat terus menjadi kekuatan besar dalam membangun Kalimantan Utara yang Berzakat, Berdaya, dan Sejahtera.
BERITA22/10/2025 | HUMAS BAZNAS KALTARA
Program Z-AUTO BAZNAS Kalimantan Utara: Wujud Dukungan untuk Kemandirian Mustahik di Bidang Otomotif
Tanjung Selor, 17 Oktober 2025 — BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara resmi meluncurkan Program Z-AUTO sebagai salah satu upaya pemberdayaan ekonomi mustahik melalui bidang keterampilan otomotif. Kegiatan launching ini ditandai dengan penyerahan bantuan peralatan bengkel dan perlengkapan kerja kepada para mustahik mekanik Z-AUTO, yang diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara bersama Wakil Ketua II bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, didampingi oleh pendamping program Z-AUTO.
Program Z-AUTO merupakan bentuk nyata komitmen BAZNAS Kaltara dalam membantu masyarakat kurang mampu untuk memiliki keterampilan dan peluang usaha yang mandiri. Melalui program ini, mustahik tidak hanya mendapatkan bantuan sarana kerja, tetapi juga pelatihan mekanik kendaraan bermotor yang diberikan oleh tenaga profesional di bidangnya.
Salah satu penerima manfaat, Bapak Haidir, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada BAZNAS Kalimantan Utara atas perhatian dan dukungannya.
> “Saya sangat bersyukur kepada BAZNAS Kaltara atas bantuan dan pelatihan yang diberikan. Program ini sangat bermanfaat dan menambah wawasan saya dalam bidang otomotif. Semoga BAZNAS terus maju dan semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujar Haidir dengan penuh haru.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dalam sambutannya berharap agar para mustahik penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin untuk mengembangkan usaha mandiri, meningkatkan ekonomi keluarga, serta menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat sekitar.
Dengan adanya program Z-AUTO ini, BAZNAS Kaltara terus menunjukkan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan dan peningkatan kapasitas mustahik menuju kemandirian ekonomi.
BERITA17/10/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
BAZNAS Kaltara Laksanakan Kunjungan Silaturahmi ke POLDA Kalimantan Utara
Tanjung Selor — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kepolisian Daerah (POLDA) Kalimantan Utara pada Senin, 13 Oktober 2025, bertempat di ruang kerja Kapolda Kalimantan Utara. Kegiatan ini menjadi ajang memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membahas kerja sama strategis dalam program penghimpunan dan penyaluran zakat, infak, serta sedekah (ZIS) di lingkungan POLDA Kaltara.
Rombongan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kaltara, didampingi oleh Wakil Ketua I, Wakil Ketua IV, serta dua orang staf. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut hangat oleh Kapolda Kalimantan Utara, yang turut didampingi oleh Kabiro Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kabiro Bimbingan Masyarakat (Bims) POLDA Kaltara. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi untuk mewujudkan pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdaya guna bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Kapolda beserta jajarannya untuk menjalin sinergi dalam program penghimpunan zakat. Beliau menjelaskan bahwa potensi zakat di lingkungan aparatur negara, termasuk di kepolisian, memiliki peran strategis dalam membantu pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Kalimantan Utara. Dengan adanya kerja sama ini, zakat yang terkumpul dari personel POLDA Kaltara nantinya akan disalurkan kembali untuk kemaslahatan, baik kepada masyarakat umum maupun bagi anggota POLDA yang membutuhkan.
Lebih lanjut, Ketua BAZNAS Kaltara menegaskan bahwa BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Indonesia berkomitmen untuk menjaga amanah umat melalui sistem pengelolaan yang akuntabel, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah. Melalui sinergi bersama POLDA Kaltara, diharapkan akan muncul kesadaran kolektif bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting dalam membangun solidaritas sosial dan kesejahteraan bersama.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Utara dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif yang dibawa oleh BAZNAS Kaltara. Beliau menilai bahwa program penghimpunan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan POLDA sangat relevan dengan semangat pengabdian anggota kepolisian untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Dengan adanya kerja sama ini, Kapolda berharap akan lahir budaya berbagi di kalangan personel POLDA, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kalimantan Utara.
Kegiatan silaturahmi ini diakhiri dengan sesi ramah tamah dan foto bersama sebagai bentuk komitmen awal antara BAZNAS Kaltara dan POLDA Kalimantan Utara untuk melangkah bersama dalam program sosial keagamaan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan POLDA dapat berjalan lebih optimal, memberikan manfaat nyata, serta menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk ikut berperan aktif dalam mendukung gerakan zakat nasional.
BERITA13/10/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
BAZNAS Kaltara Bersama BKM Kec. Lumbis Serahkan Bantuan Sarana dan Prasarana Masjid di Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan
Lumbis, 2 Oktober 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan pelayanan keagamaan melalui program bantuan sarana dan prasarana masjid. Kali ini, BAZNAS Kaltara bekerja sama dengan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, menyerahkan bantuan berupa kursi sholat untuk jamaah lansia dan Al-Qur’an Braille untuk jamaah penyandang disabilitas netra.
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara serentak di masjid-masjid se-Kecamatan Lumbis dan dihadiri oleh pengurus BKM, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Kehadiran bantuan tersebut disambut dengan penuh syukur karena dinilai sangat membantu kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dalam hal Ini Bapak Imam Hanafi selaku Waka I menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang terhimpun dari masyarakat, lalu disalurkan kembali untuk kepentingan umat.
“Kami menyadari bahwa lansia dan saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik seringkali menghadapi kendala saat melaksanakan ibadah. Karena itu, kami hadir dengan memberikan kursi sholat lansia dan Al-Qur’an Braille. Semoga bantuan ini dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus memberi semangat baru bagi jamaah untuk semakin giat beribadah,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, program ini juga menjadi upaya BAZNAS Kaltara untuk mendukung pemberdayaan masjid agar semakin berfungsi optimal, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Ketua BKM Kecamatan Lumbis menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian BAZNAS Kaltara terhadap kebutuhan jamaah. Ia menilai bantuan kursi sholat lansia dan Al-Qur’an Braille merupakan fasilitas yang sangat dibutuhkan, terlebih di wilayah pedalaman yang aksesnya masih terbatas.
“Kami mewakili pengurus BKM dan seluruh masyarakat Lumbis mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi jamaah, khususnya orang tua yang sudah sepuh dan saudara kita yang tunanetra. InsyaAllah, setiap kursi dan lembaran Al-Qur’an yang digunakan akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi para muzakki dan pihak yang berkontribusi,” ucapnya penuh haru.
Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang tokoh agama setempat. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga merupakan bentuk nyata dari semangat berbagi dan kebersamaan umat Islam.
Salah satu jamaah lansia yang menerima bantuan kursi sholat mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. “Selama ini saya sering merasa kesulitan untuk sholat dengan berdiri lama karena sakit lutut. Alhamdulillah, dengan kursi ini saya bisa tetap melaksanakan sholat berjamaah dengan lebih nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, bagi jamaah tunanetra, Al-Qur’an Braille yang dibagikan membawa kebahagiaan tersendiri. Mereka kini bisa lebih mudah membaca dan memahami Al-Qur’an secara mandiri. Kehadiran mushaf Braille ini diharapkan menjadi motivasi bagi penyandang disabilitas untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an.
Kegiatan penyerahan bantuan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat nyata. Sinergi antara BAZNAS Kaltara dan BKM Kecamatan Lumbis diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai program lain, sehingga masjid benar-benar menjadi pusat aktivitas keumatan yang makmur.
BAZNAS Kaltara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun keagamaan. “Kami percaya, zakat bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga solusi untuk meningkatkan kesejahteraan umat,”.
Dengan semangat kebersamaan, BAZNAS Kaltara mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya di daerah pedalaman seperti Kecamatan Lumbis.
Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk memakmurkan masjid, menjaga ukhuwah, dan meningkatkan kualitas ibadah. Bantuan kursi sholat lansia dan Al-Qur’an Braille hanyalah langkah kecil, tetapi memiliki makna besar dalam perjalanan membangun masyarakat yang lebih beriman, inklusif, dan sejahtera.
BERITA02/10/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
BAZNAS Kaltara Bersama Komunitas Sosial Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Mansalong
Nunukan, 24 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara bersama berbagai komunitas sosial, paguyuban, organisasi masyarakat, dan sejumlah donatur menyalurkan bantuan untuk korban kebakaran yang melanda Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan.
Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan 53 rumah dan berdampak pada 106 kepala keluarga (KK). Tragedi ini menyisakan duka mendalam bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Dalam kegiatan penyaluran bantuan yang dilaksanakan pada Rabu, 24 September 2025 ini, BAZNAS Kaltara berhasil menghimpun dana sebesar Rp 31.700.000, serta menyalurkan 53 paket sembako dan sejumlah pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari berbagai donatur. Bantuan tersebut diangkut menggunakan empat armada, yakni dua unit mobil BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dan dua unit mobil milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara.
Donasi ini dihimpun dari apisan elemen masyarakat, antara lain dinas-dinas pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara, sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Utara, serta masyarakat pada umumnya, khususnya dari lingkungan Tanjung Selor. Selain itu, salah satu donatur yang ikut berpartisipasi adalah pihak Panen Square Tanjung Selor, yang menyumbangkan sejumlah paket sembako untuk korban kebakaran. Dukungan ini menjadi bukti nyata kepedulian dan solidaritas bersama masyarakat Kalimantan Utara.
Kolaborasi Berbagai Elemen
Penyaluran bantuan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat. Adapun komunitas, organisasi, dan paguyuban yang turut andil dalam kegiatan ini antara lain:
Komunitas Sosial Sedekah Seribu Bulungan
Gerakan Kaltara Berbagi
Komunitas Sahabat Milenial Kaltara
CV Indo Akses Mandiri
Persikindo
Komunitas Pegiat Alam Bulungan
Regional Kalimantan Utara
Paguyuban Jawa Barat Banten
Gerakan Jelajah Kaltara
Srikandi Pemuda Pancasila
Persela Bulungan
Ko pigi Keliling
Yayasan Hazar Amalia Bulungan
Aliansi Komunitas Kaltara
Panen Square
Keterlibatan berbagai pihak tersebut memperlihatkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat Kalimantan Utara dalam membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.
Pelepasan Rombongan Bantuan
Rombongan penyaluran bantuan ini secara resmi dilepas langsung dari Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara oleh Ketua BAZNAS Kaltara, Bapak H. Ubid Hadruni, S.H. Dalam sambutannya sebelum melepas rombongan, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi, baik dalam bentuk donasi, tenaga, maupun dukungan moral.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata dari seluruh elemen masyarakat Kalimantan Utara. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para korban kebakaran di Desa Mansalong, dan menjadi bukti bahwa kita bisa bersama-sama bergerak dalam kebaikan,” ungkap Ubid Hadruni.
Rombongan bantuan kemudian dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kaltara, Bapak Imam Hanafi, yang bertugas menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Posko Kebencanaan BPBD di Desa Mansalong. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Komandan Posko setempat.
Penyaluran Bantuan di Lokasi Bencana
Setibanya di Desa Mansalong, rombongan disambut hangat oleh aparat setempat dan masyarakat yang terdampak. Proses penyerahan bantuan berlangsung khidmat, ditandai dengan penyerahan simbolis paket sembako dan dana bantuan. Setelah prosesi penyerahan, para relawan dari komunitas yang ikut serta melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi lokasi kebakaran untuk melihat langsung kondisi pasca-bencana.
Di lokasi kebakaran, para relawan menyaksikan kondisi 53 rumah warga yang rata dengan tanah serta menyisakan puing-puing bangunan. Ratusan masyarakat yang terdiri dari 106 KK kini harus bertahan di posko darurat dan rumah-rumah kerabat. Pemandangan ini menambah rasa haru sekaligus semangat untuk terus berbuat kebaikan.
Harapan dan Penutup
Kegiatan ini ditutup dengan foto bersama seluruh rombongan penyalur bantuan, aparat posko kebencanaan, serta perwakilan masyarakat. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas antara masyarakat, komunitas, serta lembaga zakat dalam menolong sesama yang sedang membutuhkan.
BAZNAS Kaltara berharap, sinergi dalam aksi kemanusiaan ini bisa terus berlanjut ke depannya. Tidak hanya ketika terjadi bencana, namun juga dalam berbagai program sosial lainnya yang berfokus pada pengentasan kemiskinan, pemberdayaan umat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Utara.
“Bencana ini adalah ujian berat bagi saudara-saudara kita di Mansalong. Namun kami percaya, dengan dukungan berbagai pihak, para korban dapat segera bangkit kembali. Mari terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat kita,” tutup Wakil Ketua I BAZNAS Kaltara, Imam Hanafi.
BERITA24/09/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
BAZNAS Kalimantan Utara Laksanakan Silaturahmi dan Kunjungan Kerja ke BAZNAS Kabupaten Barru
Barru, 19 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara kembali melaksanakan agenda silaturahmi dan kunjungan kerja dalam rangka memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kali ini, BAZNAS Kalimantan Utara berkunjung ke BAZNAS Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada Jumat (19/9/2025).
Rombongan BAZNAS Kalimantan Utara disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Barru beserta jajaran pimpinan dan staf di kantor BAZNAS Barru. Dari pihak BAZNAS Kalimantan Utara, hadir Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Bapak Imam Hanafi, dan Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum, Bapak Drs. H. M. Basri, serta beberapa staf yang turut serta dalam agenda penting ini.
Kunjungan kerja tersebut tidak hanya menjadi sarana silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya menggali pengalaman, pengetahuan, serta strategi pengelolaan ZIS yang telah dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Barru. Sebagaimana diketahui, BAZNAS Barru selama ini dikenal dengan sejumlah program unggulan yang berhasil menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan muzaki dalam menyalurkan zakat maupun infaknya.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Barru menyampaikan apresiasi dan rasa bahagia atas kedatangan rombongan BAZNAS Kalimantan Utara. Menurutnya, silaturahmi dan berbagi pengalaman antar-BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan dalam mengelola amanah umat.
“Alhamdulillah, kami merasa terhormat mendapat kunjungan dari saudara-saudara kita di BAZNAS Kalimantan Utara. Semoga pertemuan ini bisa menjadi ruang berbagi, saling belajar, dan memperkuat kelembagaan zakat di Indonesia. Kita semua memiliki tanggung jawab besar untuk menyejahterakan umat melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah dan profesional,” ujar Ketua BAZNAS Barru.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kalimantan Utara, Bapak Imam Hanafi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola lembaga. Pihaknya ingin mempelajari secara langsung praktik baik yang sudah diterapkan oleh BAZNAS Barru, terutama dalam hal penghimpunan dan pendistribusian yang efektif serta program pemberdayaan ekonomi umat.
“Kami datang untuk belajar, menyerap ilmu, dan melihat langsung implementasi program-program yang ada di Barru. Kami percaya, semakin banyak kita belajar dari pengalaman saudara-saudara kita di daerah lain, semakin baik pula layanan zakat yang bisa kami hadirkan bagi masyarakat Kalimantan Utara,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran BAZNAS Barru memaparkan berbagai program yang telah mereka jalankan. Mulai dari inovasi penghimpunan zakat berbasis digital, penguatan jejaring dengan para muzaki, hingga program pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, serta program kesehatan dan pendidikan berbasis zakat.
Paparan tersebut mendapat apresiasi dari rombongan BAZNAS Kalimantan Utara. Terutama, strategi dalam memperluas jangkauan muzaki melalui layanan zakat digital dinilai sangat relevan untuk diterapkan di Kalimantan Utara. Selain itu, program pemberdayaan berbasis kearifan lokal yang dilaksanakan di Barru juga menjadi inspirasi bagaimana zakat tidak hanya sebatas bantuan konsumtif, tetapi benar-benar bisa mengangkat taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kalimantan Utara, Bapak Drs. H. M. Basri, menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kaltara untuk terus berbenah dalam hal tata kelola, pelayanan, dan inovasi program. Menurutnya, zakat memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan umat, dan lembaga zakat harus mampu mengelolanya dengan profesional, akuntabel, dan tepat sasaran.
“Belajar dari BAZNAS Barru, kami yakin ada banyak hal yang bisa kami terapkan di Kalimantan Utara. Mulai dari tata kelola manajemen, cara menjalin komunikasi dengan para muzaki, hingga inovasi dalam menyalurkan zakat agar benar-benar berdampak bagi mustahik. Semua itu akan menjadi bekal berharga bagi kami untuk memperkuat peran BAZNAS Kaltara,” ungkapnya.
Selain agenda resmi berupa diskusi dan pemaparan program, kunjungan tersebut juga diisi dengan sesi dialog terbuka, berbagi pengalaman, serta tanya jawab antara kedua belah pihak. Suasana penuh keakraban membuat acara ini berjalan hangat, sekaligus mempererat persaudaraan antara pengurus BAZNAS dari dua daerah yang berbeda.
Kedua belah pihak juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dalam mengelola zakat di Indonesia. Dengan adanya komunikasi dan kolaborasi, diharapkan setiap BAZNAS daerah dapat terus berkembang, saling mendukung, dan bersama-sama menjawab tantangan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui zakat.
Kunjungan kerja BAZNAS Kalimantan Utara ke BAZNAS Barru ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat kapasitas kelembagaan zakat di tingkat provinsi. Hasil dari kunjungan ini diharapkan dapat diaplikasikan di Kalimantan Utara, khususnya dalam menghadirkan program-program zakat yang lebih inovatif, transparan, dan berdaya guna.
BAZNAS Kalimantan Utara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan zakat kepada masyarakat. Dengan belajar dari pengalaman BAZNAS Barru, diharapkan potensi zakat di Kalimantan Utara dapat digali secara optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi mustahik.
“InsyaAllah, ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan di Barru ini akan kami bawa pulang sebagai bahan evaluasi dan pengembangan di Kalimantan Utara. Semoga zakat yang kita kelola dapat semakin memberi keberkahan dan kesejahteraan bagi umat,” tutup Bapak Imam Hanafi dalam akhir pertemuan.
Melalui agenda silaturahmi dan kunjungan kerja ini, terlihat jelas semangat kebersamaan dan saling belajar antar-BAZNAS di berbagai daerah. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat bukan hanya soal manajemen dana, tetapi juga tentang membangun jaringan, memperkuat ukhuwah, dan menghadirkan kebermanfaatan yang nyata bagi masyarakat.
BERITA19/09/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
Silaturahmi BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara ke BAZNAS Kota Makassar: Momentum Belajar dan Berbagi Pengalaman
Makassar, 18 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan silaturahmi ke BAZNAS Kota Makassar pada Kamis, 18 September 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran penting untuk memperkuat sinergi dan meningkatkan kapasitas kelembagaan zakat di Kalimantan Utara.
Rombongan BAZNAS Kaltara diterima dengan hangat oleh jajaran BAZNAS Kota Makassar yang pada kesempatan ini diwakili oleh Wakil Ketua I. Sementara itu, dari BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara turut hadir Wakil Ketua I, Wakil Ketua IV, serta beberapa staf yang dengan penuh semangat ingin menggali ilmu dan pengalaman dari program-program zakat yang telah berhasil dijalankan di Kota Makassar.
Belajar dari Pengalaman BAZNAS Kota Makassar
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS Kota Makassar memaparkan sejumlah program unggulan yang telah berhasil dilaksanakan. Program tersebut mencakup strategi penghimpunan zakat, optimalisasi penyaluran, serta pemberdayaan ekonomi mustahik yang telah membawa dampak nyata bagi masyarakat di wilayah Kota Makassar.
Salah satu fokus pembahasan adalah inovasi layanan zakat berbasis digital yang menjadi prioritas BAZNAS Kota Makassar dalam menjawab tantangan era modern. Dengan adanya sistem digital, masyarakat lebih mudah dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah, sekaligus memastikan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan dana.
Pemaparan ini menjadi bahan berharga bagi BAZNAS Kaltara, mengingat Provinsi Kalimantan Utara sebagai daerah baru masih terus berproses dalam membangun model pengelolaan zakat yang profesional dan modern. Wakil Ketua I BAZNAS Kaltara menyampaikan bahwa pengalaman BAZNAS Kota Makassar dapat menjadi acuan untuk memperkuat program di wilayah Kaltara, terutama dalam aspek penghimpunan dan pemberdayaan mustahik.
Harapan untuk Sinergi dan Kolaborasi
Selain belajar dari pengalaman, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk membangun hubungan kelembagaan yang erat antar-BAZNAS daerah. Silaturahmi yang terjalin diharapkan dapat membuka peluang kerja sama dalam bentuk kolaborasi program, pendampingan, maupun pertukaran pengetahuan secara berkelanjutan.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kaltara menambahkan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi sambutan hangat dan keterbukaan dari BAZNAS Kota Makassar. Menurutnya, kesempatan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan wawasan para amil dan staf dalam mengelola zakat. "Kami berharap, ilmu dan pengalaman yang kami peroleh dari BAZNAS Kota Makassar bisa kami aplikasikan di Kaltara, demi memberikan manfaat yang lebih besar kepada mustahik dan masyarakat luas," ungkapnya.
Penguatan SDM Amil Zakat
Kehadiran staf BAZNAS Kaltara dalam kunjungan ini juga memiliki tujuan khusus, yakni memberikan ruang pembelajaran langsung mengenai teknis operasional, sistem administrasi, hingga manajemen program zakat yang efektif. Staf BAZNAS Kaltara secara aktif berdiskusi dan mencatat berbagai praktik baik (best practice) yang nantinya akan dijadikan referensi dalam pengembangan kapasitas amil di Kalimantan Utara.
Dengan adanya transfer pengetahuan ini, diharapkan para amil di Kaltara semakin siap untuk menghadapi tantangan di lapangan, serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada muzaki maupun mustahik.
Penutup
Kunjungan silaturahmi ini menegaskan bahwa pengelolaan zakat tidak bisa berjalan sendiri, tetapi memerlukan sinergi, pembelajaran, dan kolaborasi antar-BAZNAS daerah. BAZNAS Kota Makassar sebagai salah satu lembaga zakat yang telah berkembang, menjadi teladan dalam pengelolaan zakat modern yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, BAZNAS Kaltara melalui kunjungan ini semakin memperkuat komitmennya untuk terus belajar, berbenah, dan mengembangkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kalimantan Utara. Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih erat, demi terwujudnya kesejahteraan umat melalui zakat.
BERITA18/09/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
BAZNAS Kaltara Bersama Komunitas Sosial, Paguyuban, dan Organisasi Masyarakat se-Kabupaten Bulungan dan se-Kalimantan Utara Gelar Aksi Penggalangan Dana untuk Korban Kebakaran di Desa Mansalong
Tanjung Selor, 17 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara bersama komunitas sosial, paguyuban, dan organisasi masyarakat se-Kabupaten Bulungan serta se-Kalimantan Utara menggelar aksi penggalangan dana bagi korban kebakaran di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan.
Aksi solidaritas ini dimulai pada hari Rabu, 17 September 2025, dengan Tugu Cinta Damai Tanjung Selor sebagai titik kumpul utama. Dari lokasi tersebut, para relawan kemudian menyebar ke berbagai titik lampu merah di sekitar Tanjung Selor untuk mengetuk hati para pengguna jalan. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian nyata masyarakat Kalimantan Utara terhadap saudara yang sedang tertimpa musibah.
Dalam kegiatan ini, Ketua BAZNAS Kaltara yang diwakili oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, Bapak Imam Hanafi, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang turut berpartisipasi.
> “Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak, terutama dari komunitas sosial yang selalu mendukung gerakan BAZNAS dalam penghimpunan dana bagi korban bencana. Semoga kerja sama dan sinergi ini terus berlanjut demi kemaslahatan umat,” ungkap beliau.
Donasi yang dihimpun pada aksi ini tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga pakaian layak pakai dan sembako. Seluruh bantuan yang terkumpul akan dikumpulkan secara bertahap dan disalurkan langsung oleh BAZNAS Kaltara kepada para korban kebakaran setelah melalui proses pendataan yang transparan.
Aksi penggalangan dana ini disambut antusias masyarakat, terlihat dari banyaknya donatur yang memberikan bantuan dengan penuh keikhlasan. Dukungan ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran.
Dengan adanya kegiatan ini, BAZNAS Kaltara bersama para komunitas berharap bisa membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat. “Insya Allah, hasil penggalangan dana ini menjadi bukti kepedulian kita bersama dan menjadi amal jariyah yang mendatangkan keberkahan bagi kita semua,” tutup Bapak Imam Hanafi.
BERITA17/09/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
Silaturahmi dan Kunjungan Kerja BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara ke BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan
Makassar, 17 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kunjungan kerja sekaligus menjalin silaturahmi ke BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 17 September 2025, bertempat di Kantor BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis BAZNAS Kaltara untuk memperkuat sinergi antarlembaga, memperluas wawasan pengelolaan program, serta menggali ilmu dari berbagai inovasi yang telah dijalankan oleh BAZNAS Sulawesi Selatan.
Dalam penyambutan tersebut, BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan diwakili oleh Wakil Ketua IV Bidang SDM, Administrasi, dan Umum, yang hadir bersama sejumlah staf terkait. Kehadiran rombongan BAZNAS Kaltara diterima dengan penuh kehangatan, sebagai wujud persaudaraan dan semangat kebersamaan antar sesama lembaga amil zakat daerah.
Tujuan dan Harapan Kunjungan
Ketua rombongan BAZNAS Kaltara menyampaikan bahwa maksud dari kunjungan kerja ini adalah untuk melihat langsung program-program unggulan yang telah dijalankan oleh BAZNAS Sulsel. Melalui pertemuan ini, diharapkan akan lahir inspirasi serta rencana nyata yang dapat diterapkan di Kalimantan Utara.
“BAZNAS Sulsel merupakan salah satu lembaga pengelola zakat di Indonesia yang telah banyak menorehkan inovasi program. Tentu ini menjadi motivasi bagi kami di BAZNAS Kaltara untuk belajar, menyerap pengalaman, dan kemudian mengadopsi hal-hal positif yang bisa diterapkan di wilayah kami,” ungkap perwakilan BAZNAS Kaltara dalam sambutannya.
Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak BAZNAS Sulsel, yang juga menegaskan komitmennya untuk berbagi pengalaman, termasuk dalam hal pengelolaan SDM, administrasi, hingga pengembangan program-program strategis yang berdampak langsung kepada mustahik.
Peninjauan Program Unggulan BAZNAS Sulsel
Dalam rangkaian kegiatan, rombongan BAZNAS Kaltara diajak untuk meninjau beberapa program unggulan yang selama ini telah dijalankan oleh BAZNAS Sulsel. Dua di antaranya adalah Klinik BAZNAS Medika Sulawesi Selatan dan Sekolah BAZNAS yang mencakup jenjang pendidikan dari SD hingga SMK.
Klinik BAZNAS Medika hadir sebagai salah satu program kesehatan yang menjadi kebanggaan BAZNAS Sulsel. Klinik ini melayani kebutuhan kesehatan mustahik dengan pelayanan medis yang memadai serta biaya yang sangat terjangkau, bahkan sebagian ditanggung oleh dana zakat. Keberadaan klinik ini menjadi bukti nyata bahwa dana zakat mampu memberikan solusi kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Sekolah BAZNAS yang dikelola mulai dari tingkat dasar hingga menengah kejuruan juga menjadi perhatian khusus. Sekolah ini tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, kemandirian, dan penguatan karakter. Kehadiran sekolah ini telah membantu banyak anak dari keluarga mustahik agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan kualitas yang baik.
Momentum untuk BAZNAS Kaltara
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kalimantan Utara. Dengan kondisi wilayah yang masih relatif baru dalam pembangunan serta tantangan sosial-ekonomi masyarakat yang cukup kompleks, adopsi program-program unggulan seperti yang diterapkan di Sulsel menjadi sangat relevan.
Rombongan BAZNAS Kaltara menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS Sulsel atas keterbukaan dan sambutan hangat yang diberikan. Diharapkan, setelah kunjungan ini, akan terjalin kerja sama lebih erat, baik dalam bentuk pendampingan, konsultasi, maupun pertukaran pengalaman secara berkala.
“Harapan kami, apa yang sudah berhasil dijalankan di Sulsel dapat menjadi inspirasi bagi kami di Kaltara untuk melaksanakan program-program yang lebih baik. Tujuan utamanya adalah sama, yaitu bagaimana zakat bisa memberikan manfaat yang nyata, meningkatkan kesejahteraan umat, dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ungkap perwakilan BAZNAS Kaltara.
Menutup dengan Doa dan Harapan
Kegiatan kunjungan kerja dan silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama antara rombongan BAZNAS Kaltara dan BAZNAS Sulsel. Suasana kebersamaan terasa hangat, mencerminkan bahwa zakat bukan hanya tentang distribusi dan pengelolaan, tetapi juga tentang membangun jaringan ukhuwah yang kuat antar pengelola zakat di seluruh tanah air.
Melalui kegiatan ini, diharapkan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara mampu terus berkembang dan menghadirkan program-program unggulan yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para mustahik. Dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan profesionalitas, BAZNAS Kaltara optimis untuk melangkah maju dalam mengelola zakat secara amanah, transparan, dan berdampak luas.
BERITA17/09/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
BAZNAS ADAKAN PELATIHAN Z-AUTO MEMBENTUK MEKANIK YANG PROFESIONAL BEKERJASAMA DENGAN SMKN 3 TANJUNG SELOR
BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pemberdayaan ekonomi. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Z-Auto yang bekerja sama dengan SMK Negeri 3 Tanjung Selor. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dan di SMK Negeri 3 Tanjung Selor.
Pelatihan Z-Auto ini diikuti oleh beberapa mekanik muda yang dipersiapkan untuk menjadi tenaga kerja profesional di bidang otomotif. Para peserta mendapatkan pembekalan berupa teori di kelas sekaligus praktik langsung memperbaiki kendaraan bermotor dengan bimbingan instruktur berpengalaman. Dengan pola pelatihan seperti ini, para mekanik diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, meningkatkan kompetensi, serta siap bersaing di dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dalam hal ini di wakilkan Waka I menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga pada pembinaan karakter agar peserta menjadi pribadi yang disiplin, profesional, dan berintegritas. Melalui kerja sama dengan SMK Negeri 3 Tanjung Selor, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya kemandirian ekonomi mustahik dan masyarakat sekitar.
Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang bagi generasi muda Kalimantan Utara. Dengan keterampilan yang mumpuni, para peserta tidak hanya berpeluang mendapatkan pekerjaan yang layak, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi orang lain. Inilah semangat yang ingin dibangun oleh BAZNAS: membentuk masyarakat yang produktif dan berdaya saing tinggi.
Peserta diharapkan tidak hanya melihat pelatihan ini sebagai kewajiban, tetapi sebagai peluang emas untuk membangun masa depan yang lebih cerah. Keterampilan otomotif yang diperoleh dapat menjadi pintu menuju kemandirian ekonomi, sekaligus menjadi ladang amal jariyah ketika ilmu tersebut dibagikan dan bermanfaat bagi orang lain.
Melalui program ini, BAZNAS Kaltara ingin menegaskan bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah, para peserta pelatihan dapat membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang, melainkan titik awal menuju kesuksesan.
BERITA14/09/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
Kunjungan Pimpinan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara ke Gubernur, Sampaikan Laporan Kinerja dan Serahkan Penghargaan BAZNAS Award 2025
Tanjung Selor – Senin, 01 September 2025. Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara melakukan kunjungan kerja ke Gubernur Kalimantan Utara di Kantor Gubernur. Kunjungan ini memiliki makna strategis, tidak hanya sebagai ajang silaturahmi antara pimpinan BAZNAS dan Pemerintah Provinsi, tetapi juga sebagai wujud sinergi yang terus terjalin dalam upaya bersama membangun kesejahteraan masyarakat melalui zakat.
Dalam kunjungan tersebut, jajaran pimpinan BAZNAS Kaltara menyampaikan laporan kinerja lembaga selama periode berjalan. Laporan ini mencakup capaian penghimpunan, pendistribusian, serta pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang telah digulirkan untuk masyarakat di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga program kemanusiaan. BAZNAS Kaltara menekankan bahwa seluruh capaian yang diraih tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya berzakat.
Momentum kunjungan ini juga menjadi lebih istimewa dengan penyerahan penghargaan BAZNAS Award 2025 kategori Kepala Daerah Mendukung Gerakan Zakat Nasional yang sebelumnya telah diterima di Jakarta. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi nasional kepada Gubernur Kalimantan Utara atas dukungan dan komitmen beliau dalam mendorong penguatan Gerakan Zakat Nasional di wilayah Kalimantan Utara. Secara simbolis, penghargaan ini diterima oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Kalimantan Utara yang hadir mewakili Gubernur.
Tidak hanya itu, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara sendiri juga berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan BAZNAS Award kategori Pengelolaan SDM Terbaik Tahun 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa BAZNAS Kaltara mampu menjalankan tata kelola kelembagaan yang profesional, akuntabel, serta senantiasa berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keberhasilan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri, karena Kalimantan Utara yang merupakan provinsi termuda di Indonesia mampu menunjukkan kualitas pengelolaan zakat di tingkat nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Utara menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian BAZNAS Kaltara. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti kerja keras seluruh jajaran BAZNAS dalam mengelola dana umat dengan penuh amanah. Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan terus mendukung langkah BAZNAS, baik dalam hal kebijakan, sinergi program, maupun fasilitasi kegiatan, sehingga pengelolaan zakat dapat semakin berdampak luas bagi masyarakat yang membutuhkan.
“BAZNAS Kaltara telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam pengelolaan zakat. Prestasi yang diraih bukan hanya membanggakan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih baik lagi. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk selalu mendukung BAZNAS, karena kita memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara,” ujar Gubernur dalam sambutannya yang disampaikan melalui Kepala Biro Kesra.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi. Menurutnya, keberhasilan BAZNAS Kaltara meraih penghargaan nasional tidak akan terwujud tanpa sinergi yang kuat dengan pemerintah, lembaga terkait, serta masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi pemicu semangat baru bagi BAZNAS Kaltara untuk meningkatkan kinerja dan memperluas manfaat zakat di berbagai sektor.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan penyerahan secara simbolis Penghargaan BAZNAS Award serta sesi foto bersama jajaran pimpinan BAZNAS dengan perwakilan Pemerintah Provinsi. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kolaborasi terasa dalam pertemuan tersebut, menandai langkah bersama untuk terus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan sosial, dan pemberdayaan umat di Kalimantan Utara.
Dengan diraihnya dua penghargaan bergengsi dari BAZNAS Award 2025, baik oleh Gubernur Kalimantan Utara maupun BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, diharapkan ke depan gerakan zakat di Bumi Benuanta akan semakin berkembang dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS diyakini akan menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan Kalimantan Utara yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan.
BERITA01/09/2025 | HUMAS BAZNAS KALTARA
Gubernur Kalimantan Utara Raih Baznas Award 2025 Kategori Pemerintah Daerah Pendukung Gerakan Zakat Nasional
Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pada ajang Baznas Award 2025 yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Kamis siang, 28 Agustus 2025, Gubernur Kalimantan Utara berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam kategori Pemerintah Daerah Pendukung Gerakan Zakat Nasional.
Penghargaan tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltara, Haji Muhammad Rosyit, S.IP., MM, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Utara. Beliau tampil mewakili Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara di hadapan para tamu undangan yang terdiri dari pimpinan BAZNAS RI, kepala daerah, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga zakat dari seluruh Indonesia. Seusai menerima penghargaan, H. Muhammad Rosyit langsung bersalaman dengan jajaran pimpinan BAZNAS RI sebagai simbol apresiasi atas sinergi yang telah terjalin selama ini.
Momen penerimaan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa Kalimantan Utara dinilai mampu menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Gerakan Zakat Nasional. Pemerintah provinsi bersama BAZNAS Kaltara selama ini aktif mendorong program-program zakat, baik melalui optimalisasi zakat aparatur sipil negara (ASN), penguatan regulasi, maupun pelibatan masyarakat secara luas. Dukungan tersebut tidak hanya meningkatkan penghimpunan zakat, tetapi juga memperbesar manfaat distribusi dan pendayagunaan zakat untuk mustahik di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
Acara Baznas Award 2025 sendiri merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan BAZNAS RI sebagai bentuk apresiasi kepada tokoh, lembaga, dan instansi yang konsisten mendukung pengembangan zakat di Indonesia. Tahun ini, ratusan peserta hadir memenuhi ruang pertemuan Hotel Mercure, dengan suasana penuh semangat kebersamaan untuk menguatkan Gerakan Zakat Nasional.
Kalimantan Utara terpilih dalam kategori Pemerintah Daerah Pendukung Gerakan Zakat Nasional setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh panitia. Pemerintah provinsi dinilai berhasil menunjukkan perhatian dan dukungan besar terhadap BAZNAS di daerahnya, mulai dari aspek regulasi, kolaborasi program, hingga dukungan moral dan kelembagaan.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, tetapi juga menjadi motivasi bagi BAZNAS Kaltara untuk terus meningkatkan kinerjanya. Kolaborasi yang telah terbangun antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi pondasi penting dalam menghadirkan program-program zakat yang tepat sasaran, efektif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Momen penyerahan penghargaan yang disaksikan langsung oleh pimpinan BAZNAS RI sekaligus menegaskan bahwa sinergi pemerintah daerah dengan lembaga zakat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional. Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga instrumen sosial yang mampu mengurangi kesenjangan dan membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan penghargaan ini, Kalimantan Utara menegaskan diri sebagai salah satu provinsi yang konsisten mendukung dan memperkuat Gerakan Zakat Nasional. Ke depan, dukungan ini diharapkan akan semakin menguat, sehingga zakat dapat benar-benar menjadi kekuatan ekonomi umat yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sekaligus mendukung program nasional pengentasan kemiskinan.
Ajang Baznas Award 2025 menjadi pengingat bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS bukan hanya sebuah kerja sama administratif, melainkan bagian dari ikhtiar kolektif untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kehadiran Kepala Biro Kesra mewakili Gubernur Kalimantan Utara dalam menerima penghargaan ini merupakan simbol kepercayaan dan amanah yang harus terus dijaga serta ditindaklanjuti dengan kerja nyata di lapangan.
Dengan prestasi ini, Provinsi Kalimantan Utara meneguhkan komitmennya dalam mendukung zakat sebagai kekuatan bersama, sekaligus menjadi teladan bagi daerah lain dalam menggerakkan partisipasi masyarakat dan pemerintah untuk kemaslahatan umat.
BERITA28/08/2025 | Humas BAZNAS KALTARA

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
