
Berita Terkini
Penyerahan Bantuan Tongkat untuk Disabilitas pada Peringatan HUT Organisasi Disabilitas Indonesia
Pada Kamis, 27 November 2025, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Ulang Tahun Organisasi Disabilitas Indonesia yang dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Utara lantai 1. Acara ini dihadiri oleh para anggota organisasi, perwakilan instansi, serta tamu undangan dari berbagai lembaga yang peduli terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, BAZNAS Kaltara memberikan bantuan berupa tongkat adaptif bagi penyandang disabilitas dengan tujuan membantu mobilitas dan mendukung kemandirian mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, Bapak Drs. H. Muhammad Basri.
Proses penyerahan berlangsung sederhana namun penuh makna. Para penerima menyambut bantuan tersebut dengan antusias dan rasa syukur, karena bantuan tongkat ini dinilai sangat bermanfaat dalam menunjang kebutuhan mereka. Pihak organisasi disabilitas menyampaikan apresiasi atas perhatian BAZNAS Kaltara yang terus hadir mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.
Kegiatan berjalan lancar hingga akhir dan menjadi wujud nyata kolaborasi serta kepedulian terhadap kelompok disabilitas di Kalimantan Utara. Melalui bantuan ini, BAZNAS Kaltara berharap para penerima dapat terbantu dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian mereka.
27/11/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
Tingkatkan SDM Pelaksana Fardu kifayah, BAZNAS Kaltara Gelar Pelatihan
Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan keterampilan masyarakat dalam pengurusan jenazah, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara bekerja sama dengan Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Bulungan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Fardu Kifayah pada Kamis, 27 November 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Aula Gedung Gabungan Dinas (Gadis) Pemprov Kaltara dan diikuti oleh sebanyak 50 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Bulungan.
Pelatihan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen BAZNAS Kaltara dalam memberikan edukasi keagamaan bagi masyarakat, khususnya dalam bidang layanan fardu kifayah yang merupakan kewajiban kolektif umat Islam. Kepedulian akan pentingnya keterampilan pengurusan jenazah menjadi alasan utama kegiatan ini digagas, mengingat peran fardu kifayah sangat krusial dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam memastikan bahwa proses pemulasaraan jenazah dilaksanakan sesuai syariat.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Utara yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kaltara, Bapak H. Muhammad Rosyid, S.IP., MM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS Provinsi Kaltara dan PC Muslimat NU Bulungan atas inisiatif penyelenggaraan pelatihan ini. Menurutnya, pelatihan fardu kifayah sangat dibutuhkan masyarakat sebagai bekal kemampuan dalam memberikan pelayanan keagamaan yang tepat, terutama di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga pengurus jenazah.
Beliau menambahkan bahwa pemerintah provinsi sangat mendukung kegiatan yang membawa manfaat langsung kepada masyarakat, terlebih yang berkaitan dengan pembinaan mental spiritual. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, beliau berharap para peserta dapat memberikan kontribusi nyata di lingkungan masing-masing dan menjadi garda terdepan dalam pelayanan fardu kifayah.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber berkompeten dan berpengalaman di bidangnya. Untuk pemateri laki-laki diisi oleh Bapak H. Agus Sofyan, yang memaparkan berbagai tahapan pengurusan jenazah mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan hingga tata cara penguburan sesuai tuntunan syariat Islam. Penyampaian materi dilakukan secara sistematis, jelas, serta dibarengi dengan praktik langsung agar peserta dapat memahami setiap prosedur yang harus dilaksanakan.
Sementara itu, bagian pelatihan khusus perempuan disampaikan oleh Ibu Hj. Soleng yang memberikan pemahaman teknis mengenai pengurusan jenazah perempuan. Beliau menjelaskan pentingnya etika, adab, serta tata cara penanganan jenazah perempuan yang memiliki beberapa ketentuan khusus. Penyampaian materi juga dilengkapi dengan simulasi langsung sehingga peserta dapat mempraktikkan secara mandiri.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Baik dari kelompok majelis taklim, pengurus masjid, organisasi keagamaan, hingga masyarakat umum yang sebelumnya belum pernah mendapatkan pelatihan serupa. Antusiasme ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya kemampuan fardu kifayah sebagai bentuk pengabdian kepada umat.
Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program penguatan literasi keagamaan sekaligus peningkatan pelayanan sosial umat. BAZNAS berharap peserta tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menjadi pelaksana fardu kifayah yang siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Selain itu, Ketua PC Muslimat NU Bulungan turut mengungkapkan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas manfaat dan memberdayakan perempuan dalam pelayanan keagamaan. Muslimat NU menilai bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pengurusan jenazah perempuan, sehingga pelatihan semacam ini menjadi sangat relevan dan dibutuhkan.
Suasana pelatihan berlangsung kondusif, penuh kekeluargaan, dan berjalan sesuai jadwal. Peserta diajak mengikuti sesi materi, tanya jawab, praktik lapangan, hingga diskusi terbuka untuk memperdalam pemahaman. Dengan komposisi peserta yang heterogen, pelatihan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan jejaring antar masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bulungan.
Dalam penutupan kegiatan, panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan berkontribusi dalam menyukseskan pelatihan tersebut. BAZNAS Kaltara berharap hasil pelatihan dapat memberikan dampak luas dan menjadi bekal berharga bagi para peserta dalam menjalankan tugas-tugas sosial dan keagamaan di lingkungan masing-masing.
Dengan terselenggaranya pelatihan fardu kifayah ini, diharapkan masyarakat dapat semakin siap dan sigap dalam melaksanakan kewajiban kolektif umat Islam, sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial serta pengabdian kepada sesama
27/11/2025 | Humas BAZNAS KALTARA
Strategi Penghimpunan Zakat Efektif, Waka I BAZNAS Kaltara Sampaikan Pemaparan dalam MUSKERCAB II PCNU Kota Tarakan
Tarakan, 2 November 2025 – Upaya memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan organisasi keagamaan terus digencarkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Utara. Salah satunya melalui kehadiran Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, Bapak Imam Hanafi, yang menjadi narasumber dalam kegiatan Musyawarah Kerja Cabang (MUSKERCAB) II Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tarakan, yang digelar pada Ahad, 2 November 2025, bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) NU, Jalan Matahari Gang Bulan, Tarakan.
Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran pengurus PCNU Kota Tarakan, perwakilan MWC NU, banom, dan lembaga di bawah naungan NU ini mengusung semangat penguatan peran organisasi keagamaan dalam membangun umat yang mandiri dan berdaya secara ekonomi. Dalam forum tersebut, Bapak Imam Hanafi memaparkan materi dengan tema “Strategi Penghimpunan Zakat Efektif dan Berkelanjutan di Lembaga Amil Zakat”, yang mendapat perhatian antusias dari para peserta.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa penghimpunan zakat bukan sekadar kegiatan administratif untuk mengumpulkan dana umat, tetapi sebuah gerakan sosial dan spiritual yang bertujuan menumbuhkan kesadaran serta tanggung jawab bersama dalam membangun kesejahteraan umat Islam. “Zakat memiliki dimensi ibadah dan sosial yang sangat kuat. Karena itu, strategi penghimpunan zakat harus menekankan pendekatan yang menyentuh hati, berbasis edukasi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat,” ujar Imam Hanafi.
Beliau menambahkan bahwa keberhasilan penghimpunan zakat tidak lepas dari tiga aspek utama, yaitu kepercayaan publik, kemudahan layanan, dan kolaborasi strategis. BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara, lanjutnya, terus berinovasi dalam menyediakan layanan penghimpunan yang cepat, transparan, dan sesuai dengan perkembangan teknologi digital. “Kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi para muzakki, baik secara langsung melalui kantor layanan, maupun melalui kanal digital seperti transfer bank, QRIS, dan aplikasi pembayaran zakat online. Semua ini dilakukan agar berzakat menjadi mudah, aman, dan berdampak nyata,” ungkapnya.
Selain aspek teknis, Imam Hanafi menekankan pentingnya penguatan sinergi antara lembaga zakat dan organisasi masyarakat keagamaan seperti Nahdlatul Ulama. Menurutnya, NU memiliki basis jamaah yang sangat kuat, tersebar di berbagai lapisan masyarakat, dan memiliki pengaruh besar dalam membentuk kesadaran keagamaan umat. “Potensi zakat di Kalimantan Utara sangat besar, namun belum tergali maksimal. Di sinilah pentingnya sinergi antara BAZNAS dan NU, agar potensi itu bisa dikelola secara optimal dan disalurkan tepat sasaran,” tuturnya.
Beliau juga mengajak seluruh pengurus NU di tingkat cabang, MWC, ranting, serta lembaga dan banom di bawahnya untuk ikut berperan aktif dalam gerakan zakat melalui berbagai program bersama. Salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan adalah membangun unit-unit pengumpulan zakat berbasis masjid atau komunitas jamaah, yang terhubung langsung dengan BAZNAS sebagai lembaga resmi pengelola zakat di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Melalui model sinergi ini, kita bisa memastikan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dari umat dikelola secara profesional, amanah, dan memberi manfaat besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Zakat tidak hanya membantu mustahik secara konsumtif, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi agar mereka bisa berdaya dan mandiri,” tambah Imam Hanafi dalam penyampaian materinya.
Dalam sesi diskusi, beberapa peserta MUSKERCAB menyampaikan pertanyaan dan pengalaman seputar tantangan penghimpunan zakat di lingkungan masing-masing. Banyak dari mereka menyoroti pentingnya pembinaan berkelanjutan kepada masyarakat serta perlunya penguatan literasi zakat di kalangan generasi muda. Menanggapi hal tersebut, Imam Hanafi menegaskan bahwa BAZNAS Kaltara siap mendukung kegiatan edukasi zakat dan pelatihan amil di lingkungan NU, sehingga para penggerak zakat di tingkat akar rumput dapat bekerja dengan pemahaman yang kuat dan berlandaskan regulasi yang berlaku.
Kegiatan MUSKERCAB II PCNU Kota Tarakan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi program organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran sosial-keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan tema besar “Meneguhkan Peran NU dalam Penguatan Ekonomi Umat dan Kemandirian Organisasi,” kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan program-program nyata yang selaras dengan nilai-nilai keislaman dan kemaslahatan masyarakat.
Di akhir kegiatan, para peserta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara atas kehadirannya serta kontribusi pemikiran yang diberikan. Kolaborasi antara BAZNAS dan NU diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi umat di masa mendatang.
“InsyaAllah, jika sinergi ini terus kita jaga, zakat akan menjadi kekuatan besar dalam mengentaskan kemiskinan dan membangun kesejahteraan umat di Kalimantan Utara,” tutup Imam Hanafi dalam pernyataan penutupnya.
Dengan semangat kolaborasi dan amanah, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berbasis sinergi kelembagaan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial di tengah masyarakat.
03/11/2025 | HUMAS BAZNAS KALTARA
Berita Pendistribusian

Program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB)
Selasa, 19 November 2024, Tim BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan monitoring pengerjaan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di dua lokasi berbeda. Rumah pertama berlokasi di wilayah GG Kelapa Gading atas nama Bapak Suparnyoto, sedangkan rumah kedua berada di Jalan Sabanar Lama atas nama Bapak Baharuddin.
Monitoring ini dipimpin langsung oleh penanggung jawab program RLHB, Saudara Fadlullah, guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Hingga saat ini, Alhamdulillah, pengerjaan kedua rumah telah mencapai 50% dan berlangsung dengan lancar.
Program ini merupakan wujud nyata komitmen BAZNAS untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan hunian yang layak. Mari bersama-sama mendukung agar program ini dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat maksimal bagi para penerima manfaat.
19/11/2024 | HUMAS BAZNAS KALTARA

BAZNAS Tanggap Bencana Prov. Kaltara Bantu Korban Kebakaran Desa Long Beluah
Bulungan, 14 Mei 2024 – BAZNAS Tanggap Bencana Provinsi Kalimantan Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Pada hari Selasa, 14 Mei 2024, BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada warga Desa Long Beluah, Kabupaten Bulungan, yang menjadi korban kebakaran.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Penghimpunan, Imam Hanafi, yang didampingi oleh tiga pelaksana dari Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan. Penyerahan bantuan dilakukan di lokasi kebakaran dengan tujuan untuk memberikan bantuan secara cepat dan tepat kepada mereka yang membutuhkan.
“Penyerahan bantuan berupa sembako ini merupakan salah satu perwujudan dari program Kaltara Peduli,” ujar Imam Hanafi dalam kesempatan tersebut. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah kebakaran ini.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara dalam membantu masyarakat yang mengalami bencana, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Imam Hanafi juga menyampaikan apresiasi kepada para muzzaki yang telah berzakat dan berinfak melalui Baznas Provinsi Kalimantan Utara. “Berkat kepedulian dan partisipasi para muzzaki, kami dapat menyalurkan bantuan ini kepada warga yang membutuhkan di Desa Long Beluah,” tambahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para muzzaki dan donatur yang telah berkontribusi. Dukungan dan kedermawanan Anda sangat berarti bagi kami dan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Semoga kebaikan Anda dibalas dengan berkah yang melimpah.”
BAZNAS Provinsi Kalimantan Utara terus berkomitmen untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana kebakaran ini. Diharapkan dengan adanya bantuan ini, warga yang terdampak dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka dengan lebih baik, dan terima kasih kepada seluruh .
Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Baznas Provinsi Kalimantan Utara melalui situs resmi atau nomor kontak yang tersedia.
Baznas Kaltara Peduli – Bersama Kita Ringankan Beban Sesama
14/05/2024 | HUMAS BAZNAS KALTARA
BAZNAS TV
Kegiatan Penghimpunan dan Penyaluran BAZNAS Tahun 2024
Penulis: Humas BAZNAS Kaltara
Penyaluran Paket Ramadhan Bahagia
Penulis: Humas BAZNAS Kaltara




